Tips Diterima PTN jalur SNMPTN (terbaru)
Assalamualaikum para pejuang muda
Kuliah adalah hal yang diinginkan oleh banyak sebagian pelajar terutama pelajar SMA, karena SMA memang difokuskan untuk melanjutkan belajar ke jenjang perguruan tinggi. Saat ini, ada 3 jalur agar dapat menempuh ke bangku perkuliahan. Yaitu :
Kuliah adalah hal yang diinginkan oleh banyak sebagian pelajar terutama pelajar SMA, karena SMA memang difokuskan untuk melanjutkan belajar ke jenjang perguruan tinggi. Saat ini, ada 3 jalur agar dapat menempuh ke bangku perkuliahan. Yaitu :
1. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
2. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
3. Seleksi Mandiri
Jadi jalur tersebut sudah sesuai urutan, yang pertama SNMPTN, jika tidak lolos maka masih ada kesempatan di jalur SBMPTN, dan jika SBMPTN juga tidak lolos maka masih ada kesempatan melalui jalur Seleksi Mandiri yang dilakukan pihak universitas.
Nah, sembari bagi-bagi tips, admin "Bocah Online" sedikit bagi-bagi cerita juga ya ^_^
Awal memasuki kelas 12 saat SMA, sebenarnya admin masih bingung apa itu SNMPTN? bagaimana sistemnya? dan lain-lainnya? mengikuti perkembangan melalui sosialisasi guru BK, tanya alumni, sampai browsing-browsing di internet pun admin lakukan. Singkat cerita, akhirnya admin paham benar mengenai SNMPTN, setelah itu admin menyiapkan beberapa strategi.
1. Berdoa
Berdoa sangat penting lho, khususnya bagi pejuang SNMPTN, jangan sekali-sekali meremehkan kekuatan doa. Jangan juga berdoa setelah menentukan pilihan, admin katakan itu tidak benar. Perbanyaklah ibadah dan berdoa sebelum yakin dengan pilihan anda.
Passing grade adalah peluang masuk suatu jurusan yang dipilih. Meskipun banyak yang mengatakan jika passing grade itu bukan sebuah acuan dan tidak ada universitas yang mengeluarkan passing grade secara resmi, namun carilah informasi mengenai passing grade meskipun itu belum pasti, minimal melalui pandangan masyarakat. semakin tinggi prosentase passing grade, maka akan semakin sulit jurusan ditembus. Admin tidak ada maksud merendahkan atau memudarkan semangat anda jika tujuan anda adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), atau Institut Teknologi Bandung (ITB). Jika sekolah anda memiliki kualitas dan akreditas yang mumpuni, memiliki link disana, serta kualitas anda yang miliki sangat luar biasa, silahkan anda pilih pilihan tersebut, namun jika sekolah dan anda belum memenuhi kriteria tersebut, anda perlu pikirkan lagi, karena disini kita bicara realistis. Jadi intinya, pertimbangkan besar kecilnya kesempatan anda bisa masuk jurusan pada universitas tersebut, jangan hanya mengandalkan dan berpatokan pada faktor bejo.
NB: mulai tahun 2016, sistem kakak kelas yang ada pada jurusan yang akan dipilih adik kelasnya di SMA memiliki kesempatan lebih besar, tidak lagi berlaku.
3. Sertifikat Juara (lomba dibawah naungan Kemenristek atau Kemendikbud)
Pada saat SMA pasti sangat banyak kesempatan mengikuti suatu perlombaan kan? biasanya diselenggarakan oleh jurusan suatu universitas (dibawah naungan Kemenristek) atau biasa diselenggarakan oleh pemerintah setempat (dibawah naungan Kemendikbud). Nah itu manfaatkan dengan cara mengikutinya dan tidak hanya bertujuan mendapatkan sertifikat sebagai peserta, percuma jika anda mengikuti banyak sekali perlombaan, namun hanya memperoleh sertifikat sebagai peserta. Lebih baik, anda hanya mengikuti 1 sampai 3 perlombaan namun fokus dan bekerja totalitas untuk mendapatkan juara. Jika anda mengantongi minimal juara nasional, maka 70% anda sudah diterima di PTN yang anda tuju dengan catatan sesuai antara lomba yang anda ikuti dengan jurusan yang anda pilih. Jangan berkecil bagi yang mendapatkan juara tingkat kota/kabupaten, asal sesuai antara bidang lomba dan jurusan yang anda pilih, sekitar 40%-50% anda sudah lolos SNMPTN. Jadi intinya, Sertifikat juara sangat penting diandalkan di jalur SNMPTN, jika anda masih memiliki kesempatan mengikuti perlombaan, maka lakukanlah dan totalitaslah.
4. Cek Rapor untuk Memilih Jurusan
Setelah anda berdoa, menganalisis passing grade, dan mengantongi sertifikat juara, barulah anda memilih jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat anda. Untuk lebih memperluas kesempatan lolos SNMPTN, lihat rapor anda lebih konsisten pada mata pelajaran apa mulai dari semester awal sampai akhir. konsisten tidak harus nilainya tetap atau naik, sekalipun turun namun tidak terlalu signifikan, itu masih bisa dikatakan konsisten. untuk memilih jurusan, anda juga tidak boleh asal-asalan, jangan sampai setelah anda diterima melalui SNMPTN namun karena anda tidak suka dengan jurusan tersebut, anda melepasnya. Bagi saya pribadi, cek rapor adalah hal kadaluarsa jika kita tidak mempersiapkannya pada saat awal kita menginjak SMA. Maka poin 1, 2, dan 3 adalah kuncinya. Jadi, jika anda ingin sukses SNMPTN, berjuanglah di poin 1, 2, dan 3, teruama poin 3. Berjuang mendapatkan sertifikat juara adalah berjuang lolos SNMPTN.
5. Persiapkan SBMPTN
Dan tips yang terakhir adalah persiapkan SMBPTN, karena tidak ada yang tahu kriteria pasti diterima PTN melalui SNMPTN. meskipun kalau boleh jujur, saya sama sekali tidak menyiapkan SBMPTN jika tidak lolos SNMPTN dan jangan ditiru!.
Itulah tips yang admin lakukan saat admin masih berada dibangku SMA tahun 2016, dan Alhamdulillah admin diterima melaui jalur SNMPTN (Bidik Misi) di Universitas Brawijaya (yang merupakan Juara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 5 kali, dua diantaranya diraih secara berturut-turut) prodi Administrasi Perpajakan (pada saat 2015 peminatnya 2.195 menerima 40 kuota). Jadikan pengalaman admin sebagai motivasi ya, perlu admin akui, jika rapor yang admin miliki tidak terlalu indah, bahkan pada mata pelajaran ekonomi mengalami penurunan drastis dari 97 ke 85 (saat semester 2 ke 3), hal yang hampir sama juga terjadi di mata pelajaran matematika. Dan yang lebih parah, Nilai UN admin jeblok, bahkan ada satu yang mengulang. Namun admin selalu semangat karena admin memegang kunci pada poin 1 sampai 3 tadi. Ingat! Pengumuman lolos SNMPTN lebih indah dari pengumuman lolos semua matpel UN.
Hanya sebagai saran ya, carilah tips-tips lolos SNMPTN pada tahun-tahun yang tidak jauh dari pelaksanaan SNMPTN anda, paling tidak 2 tahun sebelumnya. Karena sistem penerimaan mahasiswa baru berubah-ubah, dan bisa jauh berbeda, namun untuk SNMPTN 2017 InsyaAllah masih sama dengan SNMPTN 2016.
+Bagi anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai SNMPTN, tunggu artikel selanjutnya ya.
+Bagi anda yang ingin tahu tips-tips lolos Bidik Misi, tunggu artikel selanjutnya ya. Terima kasih dan semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum para pejuang muda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar